Tri Sarira Dalam Ajaran Hindu

Tri Sarira terdiri dari dua kata, yaitu “Tri” yang artinya tiga dan “Sarira” yang artinya badan. Tri Sarira diartikan sebagai tiga lapisan badan/tubuh manusia. Adapun bagian-bagian Tri Sarira meliputi:

1. Sthula Sarira adalah lapisan badan yang paling luar atau disebut juga badan kasar, badan fisik atau badan wadah. Sthula Sarira terbentuk dari unsur Panca Maha Bhuta, yaitu:

a) Pertiwi adalah zat yang padat. Wujud dari pertiwi cenderung tetap (padat), zat ini juga menentukan bentuk-bentuk benda di alam semesta. Contohnya : tulang, daging dan otot.

b) Apah adalah zat yang cair. Zat ini lebih halus daripada Pertiwi dan dapat berubah-ubah bentuknya. Contohnya: darah, dan lender.

c) Teja adalah zat segala zat panas. Zat ini lebih halus daripada Apah karena hanya dapat dilihat dan dirasakan. Contohnya: suhu badan.

d) Bayu adalah zat udara. Contohnya: nafas.

e) Akasa adalah zat eter atau hampa. Contohnya: rongga tubuh

2. Suksma Sarira atau badan halus adalah lapisan badan yang tidak dapat dilihat dan diraba, yaitu alam pikiran manusia. Alam pikiran letaknya jauh di dalam badan sehingga disebut dengan badan halus. Badan Halus dalam Agama Hindu disebut Suksma Sarira. Suksma Sarira dalam Bahasa Sansekerta disebut citta. Ingatan atau citta adalah pengalaman yang dibuat tubuh, dipikirkan, dilihat dan dirasakan selama manusia hidup di dunia ini.Citta adalah salah satu unsur yang membentuk watak atau budi seseorang. Pada citta ini terdapat unsur Dasendria, yaitu lima indriya pengenal yang disebut Panca Budhindriya yang terdiri dari:

a) Caksuindriya adalah indria pengelihatan yaitu terletak pada mata

b) Srotendriya adalah indria pendengar yaitu terletak pada telinga

c) Ghranendriya adalah indria penciuman yaitu terletak pada hidung

d) Twakindria adalah indria pengenal rasa sentuhan yaitu terletak pada kulit

e) Jihwendria adalah indria pengecap yaitu terletak pada lidah

dan lima indriya pekerja atau penggerak yang disebut Panca Karmendriya, yang terdiri dari:

a) Panindriya adalah indria penggerak pada tangan

b) Padendria adalah indria penggerak pada kaki

c) Garbhendriya adalah indria penggerak pada perut

d) Upastendriya adalah indria penggerak pada kemaluan laki-laki. Bhagendriya adalah indria penggerak pada kemaluan perempuan.

e) Pajwindriya adalah indria penggerak pada pantat atau dubur.

3. Antakarana Sarira adalah lapisan badan yang paling halus yaitu Atman. Antakarana Sarira disebut juga badan penyebab. Atman inilah yang menjiwai manusia sehingga bisa hidup dan beraktivitas. Kutipan dari http://katahindu.wordpress.com

Source : radhalaksmi.bc

Recent search terms:

  • bila atman terlepas dari badan sthula sarira maka badan sthula sarira dikatakan mati hal yg harus dipertanggungjawabkan oleh atman adalah
  • cara pembersihan tri sarira berdasarkan manawadharmasastra

Comments

Comments

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.